Geely Akuisisi Proton

Geely sempat dikabarkan mengundurkan diri sebagai penawar saham Proton | PT Kontak Perkasa Futures

PT Kontak Perkasa Futures

Proton sendiri sebenarnya sudah berupaya untuk mendapatkan modal asing pada 2007. Namun usaha mereka ditolak oleh pemerintah Malaysia. Masuknya investasi Geely diharapkan mampu meningkatkan penjualan Proton di dunia.

Langkah awal mereka adalah mengembalikan nama Proton di dunia yang sempat menghilang beberapa waktu. Geely sendiri bertekad untuk terlebih dahulu memasarkan Proton ke negara-negara left hand traffic (LHT) atau menggunakan mobil setir kanan seperti Inggris, India, Indonesia, Australia dan Malaysia sendiri.

Produsen kendaraan asal Tingkok tersebut juga memiliki misi lain yakni memasarkan beberapa teknologi Geely yang sukses di pasaran. Model GC9 dan SUV Boyue, dikatakan mampu meningkatkan penjualan mereka hingga 50 persen pada tahun lalu. Disebutkan bahwa Geely mampu menjual 756.851 kendaraan mereka dalam satu tahun.

Selain PSA Group, Geely juga mendapat saingan dalam hal pembelian saham Proton dari Peugeot dan Citroen yang berbasis di Paris. Kemudian tawaran juga datang dari Renault dan Suzuki Motor Corp Jepang.

Proton sendiri dibuat dengan menggunakan mesin dari Mitsubishi untuk dijual di pasar lokal yakni Malaysia. Namun kualitas mobil nasional negeri Jiran tersebut telah menurun beberapa tahun belakangan ini.

Dua pabriknya di Malaysia mampu menghasilkan 400 ribu kendaraan setiap tahunnya. Namun hingga saat ini kedua pabrik tersebut tengah berjalan jauh di bawah kapasitasnya. Hal inilah yang menjadi salah satu penyebab Proton semakin terseok-seok melawan kompetitor.

Sayangnya juru bicara DR-Hicom selaku pemegan saham terbesar Proton belum bersedia mengeluarkan pernyataan. Sebelumnya mereka hanya meminta agar perdagangan saham dihentikan sementara, sambil menunggu pengumuman resmi.

Proton sendiri didirikan pada 1983 oleh mantan Perdana Menteri Malaysia Mahatir Mohamad. Perusahaan yang bergerak di bidang otomotif tersebut, menerima bantuan dari pemerintah sebesar 4,5 triliun pada tahun lalu. Namun dengan syarat mereka harus memiliki rencana untuk perputaran uang dan mencari mitra asing.

Sebelumnya Geely sempat dikabarkan mengundurkan diri sebagai penawar saham Proton. Namun satu bulan berselang, Zhejiang Geely Holding Group yang mengendalikan Geely Automobile telah mengakuisisi Proton. Hal juga membuat mereka menguasai produsen mobil asal Inggris yakni Lotus.

Wow! Raksasa Automotif China Akuisisi Proton | PT Kontak Perkasa Futures

 

Kepala konsultan bisnis Automotive Foresight yang berbasis di Shanghai Yale Zhang memandang keputusan Geely untuk membeli saham Proton didasarkan pada proyeksi mereka bahwa pasar automotif Asia Tenggara akan terus tumbuh. “Mobil Jepang telah mendominasi pasar mobil Asia Tenggara dan menjadikan wilayah ini tempat sulit bagi pendatang baru. Namun akuisisi itu memberi Geely jaringan distribusi yang sudah mapan,” ujarnya.

Berdasarkan data ASEAN Automotive Federation, total penjualan mobil di pasar Asia Tenggara pada 2016 mencapai 3.164.742 unit, naik 3% dari 2015 yang sebanyak 3.070.491 unit. Indonesia merupakan negara dengan penjualan mobil terbanyak. Pada 2016 tercatat 1.061.735 unit mobil terjual, lebih tinggi dari tahun sebelumnya yang 1.013.291 unit.

Baik Proton maupun Geely sesungguhnya telah mengaspal di Indonesia. Namun hingga saat ini, mereka tak mampu bersaing. Lima besar penjualan mobil terbanyak 2016 didominasi pabrikan Jepang, yakni berturut-turut Toyota, Honda, Daihatsu, Mitsubishi, dan Suzuki.

Bagi Geely, lokasi Proton yang berada di Malaysia merupakan tempat berpijak untuk mengembangkan pasar penjualan ke Asia Tenggara. Dengan kesepakatan ini, mereka ingin memaksimalkan setiap peluang emas yang didapat. Selain itu mereka ingin mengakses pasar mobil setir kanan seperti Indonesia, Malaysia, India, Australia, dan Inggris. “Malaysia dan negara ASEAN merupakan pasar yang sangat bagus bagi kami,” kata Kepala Keuangan dan Wakil Presiden Geely Daniel Donghui Li.

“Target awal kami ialah memproduksi 3 juta mobil sampai 2020. Dengan bantuan Proton, kami akan memiliki potensi setengah juta mobil di pasar Malaysia dan ASEAN,” sambung dia. Sejumlah analis menilai ekspansi cepat Geely ke Asia Tenggara didasarkan pada fakta bahwa sebagian besar pembeli merupakan konsumen kelas menengah. Selain itu, investasi ini akan mendukung visi misi Pemerintah China yang sedang mengembangkan inisiatif pembangunan infrastruktur Jalur Sutra baru di dunia.

Dengan langkah maju ini, Geely praktis menyingkirkan para pesaingnya seperti PSA Group, Suzuki, dan Renault yang sebelumnya juga dilaporkan berminat menawar Proton. Konsultan senior dari IHS Markit Automotive, James Chao, meyakini Geely bakal membuat berbagai terobosan agar Proton menguasai pasar Asia Tenggara. “Di Volvo saja Geely menciptakan produk baru. Hal yang sama juga pasti berlaku bagi Proton,” ujarnya.

Geely yang didirikan miliarder Li Shufu mengagetkan dunia ketika mencaplok Volvo Cars dari Ford pada 2010. Sejak itu, pabrikan yang bermarkas di Provinsi Zhejiang, China bagian timur ini dikenal dengan reputasi baru, yakni menghidupkan kembali merek yang sedang kesulitan. Dalam laporan tahunan 2016, Geely berhasil mencatat penjualan 765.970 unit, meroket 50,2% dari tahun sebelumnya.

Perusahaan asal China terus melebarkan sayap ke seluruh dunia. Teranyar dilakukan produsen automotif Geely Holdings Group Co Ltd yang mengakuisisi 49,9% saham Proton asal Malaysia. Kesepakatan itu menjadi langkah strategis Geely untuk menembus pasar Asia Tenggara. Seusai akuisisi yang dijadwalkan tuntas pada Juli 2018, Geely juga rencananya mengambil alih 51% saham Lotus, pabrikan mobil asal Inggris yang juga dimiliki Proton.

Sejauh ini, Geely belum mengungkapkan nilai semua kesepakatan tersebut, tetapi diperkirakan mencapai miliaran dolar Amerika Serikat. Sumber Reuters melaporkan klausul akuisisi Proton telah dicapai dan tinggal langkah prosedural. Geely sebelumnya pernah menawar Proton, tetapi mundur karena sikap perusahaan itu yang terus berubah-ubah.

Setelah Proton, Geely Pastikan Beli Saham Lotus | PT Kontak Perkasa Futures

 

Proton yang didirikan pada 1983 oleh mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, berkinerja buruk dalam beberapa tahun terakhir dan sangat bergantung pada pinjaman pemerintah untuk melanjutkan operasinya.

Geely, produsen otomotif Tiongkok yang berkantor pusat di Provinsi Zhejiang, Tiongkok Timur, naik menjadi bintang pada 2010 saat membeli Volvo Cars dari Ford. Sejak saat itu, Ia telah berhasil menghidupkan kembali merek yang sedang kesulitan.

Pada 2016, Geely menjual 1,3 juta mobil secara global, termasuk sekitar 766.000 merek Geely dan sekitar 530.000 mobil Volvo. Mereka juga berencanan untuk melepaskan seluruh potensi mobil Lotus berkat pengalaman akumulasi melalui revitalisasi Volvo. “Geely sangat percaya diri akan masa depan Proton.”

Dikutip dari Automotive News, Kedua belah pihak telah mengumumkan kesepakatan tersebut pada sebuah konferensi pers, Rabu (24/5/2017). Namun perusahaan tidak mengungkapkan mengenai harga penjualan saham tersebut, dan kedua belah pihak diperkirakan akan mencapai kesepakatan definitif sebelum akhir Juli.

Dikutip dari Automotive News, Kedua belah pihak telah mengumumkan kesepakatan tersebut pada sebuah konferensi pers, Rabu (24/5/2017). Namun perusahaan tidak mengungkapkan mengenai harga penjualan saham tersebut, dan kedua belah pihak diperkirakan akan mencapai kesepakatan definitif sebelum akhir Juli.

 
Kontak Perkasa Futures

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s