Lewat BNI, Bayar PBB di Surakarta Sekarang Bisa Online

BNI dan Pemerintah Kota Surakarta, Jawa Tengah, menandatangani Perjanjian Nota Kesepahaman | PT Kontak Perkasa Futures

PT Kontak Perkasa Futures

Konsep Surakarta sebagai smart city tidak akan meninggalkan karakter sebagai kota budaya, sehingga BNI juga berkomitmen untuk melestarikan warisan budaya antara lain membudayakan makanan khas daerah.

Dalam kesempatan tersebut BNI secara simbolik juga menyerahkan bantuan CSR dalam bentuk pembenahan ruang terbuka yang selama ini menjadi wisata kuliner terpadu yang menawarkan aneka kuliner khas kota Solo yang disebut Galabo atau Gladag Langen Bogan sebagai pusat kuliner khas Solo. Diharapkan dukungan BNI akan menjadikan Surakarta sebagai smart city dengan tetap mengedepankan identitas Surakarta sebagai kota budaya dulu, sekarang dan yang akan datang.

BNI berkomitmen akan menjadi banking partner bagi Pemerintah Kota Surakarta guna mendukung konsep smart city. Dengan demikian kerja sama BNI dengan Pemerintah Kota Surakarta ini juga dapat menjadi acuhan dan langkah strategis untuk menjadikan BNI sebagai ‘One Stop Banking Solution’ bagi pemerintah daerah di seluruh Indonesia.

Program Cross selling atas semua produk dan jasa keuangan BNI secara menyeluruh merupakan salah satu solusi untuk memberikan layanan yang terbaik dan memenuhi semua kebutuhan masyarakat terhadap produk dan layanan perbankan.

Surakarta adalah kota yang dinamis dengan pertumbuhan ekonomi yang relatif tinggi, yaitu 5,5% pada tahun 2016. Berbagai potensi ekonomi dapat memberi peluang bagi masyarakat Surakarta untuk lebih kreatif dalam mengembangkan potensi-potensi yang ada, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan perekonomian daerah setempat yang nantinya berdampak pada peningkatan pendapatan daerah melalui berbagai jenis pembayaran pajak daerah maupun retribusi.

Dengan ditandatanganinya dalam pembayaran e-PBB ini, diharapkan dapat dikembangkan untuk pengelolaan rekening transaksional Giro maupun payroll tambahan penghasilan untuk berbagai sektor yang ada di lingkup Pemerintahan Kota Surakarta, e-Absensi serta memfasilitasi pengembangan e-Commerce sehingga pasar-pasar konvensional akan lebih terbuka luas guna mendukung Pemerintah Kota Surakarta pada tahun 2017 yang menargetkan penerimaan PBB lebih kurang Rp 63 Miliar.
“Kedepan ePajak akan dapat digunakan untuk pembayaran 9 Pajak selain PBB yang diluncurkan hari ini” ujar FX Rudi.

Melalui e-Channel, BNI juga turut andil dalam program cashless society dan literasi keuangan yang diinisiasi baik oleh Bank Indonesia (BI) maupun Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ke depan, BNI juga akan mengembangkan layanan pembayaran pajak daerah lainnya, retribusi dan layanan produk serta jasa perbankan lainnya melalui e-Channel.

Melalui e-Channel, BNI juga turut andil dalam program cashless society dan literasi keuangan yang diinisiasi baik oleh Bank Indonesia (BI) maupun Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ke depan, BNI juga akan mengembangkan layanan pembayaran pajak daerah lainnya, retribusi dan layanan produk serta jasa perbankan lainnya melalui e-Channel.

Kolaborasi Pemerintah Kota Surakarta dengan BNI tersebut semakin mendekatkan rencana Kota Surakarta menjadi salah satu Smart City di Indonesia, yaitu konsep kota cerdas yang dirancang guna membantu berbagai hal kegiatan masyarakat, terutama dalam upaya mengelola sumber daya yang ada dengan efisien serta memberi kemudahan mengakses informasi bagi masyarakat. Kerja sama seperti ini dapat menjadi model percontohan pengembangan kota di Indonesia yang didukung oleh BNI dengan berbasis pada teknologi informasi (digital system).

Pada acara ini secara simbolik dilaksanakan demo transaksi pembayaran PBB melalui berbagai channel BNI.

Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan oleh Walikota Surakarta FX Hadi Rudyatmo dan CEO BNI Kantor Wilayah Yogyakarta Arif Suwasono di Loji Gandrung pada hari Jumat, 26 Mei 2017. Acara tersebut disaksikan oleh Hadir pada kesempatan tersebut Direktur Utama BNI, Achmad Baiquni, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Surakarta, Bandoe Widiarto, Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan Surakarta, Laksono Dwionggo.

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI dan Pemerintah Kota Surakarta, Jawa Tengah, menandatangani Perjanjian Nota Kesepahaman tentang Penyediaan dan Penggunaan Layanan Jasa Perbankan serta kerja sama tentang pembayaran pajak khususnya Pajak Bumi & Bangunan melalui e-Channel (e-PBB). Layanan e-PBB ini menjadi salah satu bentuk dukungan BNI terhadap program Pemerintah Kota Surakarta untuk menjadikan kota ini sebagai Smart City.

Dukung Kota Solo Jadi Smart City, BNI Sediakan Layanan e-PBB | PT Kontak Perkasa Futures

Pembayaran dapat dilakukan lebih mudah melalui teller, Anjungan Tunai Mandiri (ATM, Red), mobile banking system, internet banking, dan fasilitas lain yang kami sediakan.”

“Dengan demikian, warga Solo atau wajib pajak dapat melakukan pembayaran tersebut setiap waktu dan di mana saja dengan lebih mudah, nyaman, dan cepat,” kata Arif Suwasono.

“Sebagai bentuk perkembangan layanan dan upaya untuk memperkuat posisi BNI sebagai banking partner Pemerintah Kota Surakarta dalam mewujudkan Smart City, BNI menghadirkan Layanan Perbankan dalam Pembayaran e-PBB,” ujar Arif Suwasono.

Model kerja sama tersebut dapat menjadi model percontohan pengembangan kota di Indonesia yang didukung oleh BNI dengan berbasis pada teknologi informasi (digital system).

Smart City merupakan konsep kota cerdas yang dirancang guna membantu berbagai hal kegiatan masyarakat, terutama dalam upaya mengelola sumber daya dengan efisien, serta memberi kemudahan mengakses informasi kepada masyarakat.

Adapun kolaborasi Pemerintah Kota Surakarta dengan BNI tersebut semakin mendekatkan rencana Kota Surakarta sebagai Smart City.

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, ikut menyaksikan penandatangan tersebut.

Pada acara ini secara simbolik dilaksanakan demo transaksi pembayaran PBB melalui berbagai channel BNI.

Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Solo, Yosca Herman Soedradjad, dan CEO BNI Kantor Wilayah Yogyakarta, Arif Suwasono, di rumah dinas wali kota, Loji Gandrung, Jumat (26/5/2017) pagi.

Adapun layanan e-PBB ini menjadi salah satu bentuk dukungan BNI terhadap program Pemkot Surakarta untuk menjadikan kota ini sebagai Smart City.

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta, Jateng, dalam hal Penyediaan dan Penggunaan Layanan Jasa Perbankan dan kerja sama tentang pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan melalui e-Channel (e-PBB).

Terapkan PBB Daring, Wali Kota Solo tak Target Peningkatan Penerimaan | PT Kontak Perkasa Futures

Kepala BPPKAD Solo Yosca Herman Soedrajad mencatat, pendapatan dari PBB sebesar Rp67 miliar dalam kurun waktu satu tahun. Jumlah tersebut merupakan 15 persen dari seluruh Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Solo.

Sedangkan untuk tingkat kepatuhan pembayaran pajak PBB, Yosca melanjutkan, tergolong cukup tinggi. “Sekitar 80 persen,” katanya.

Diharapkan kemudahan dan kecepatan pembayaran PBB secara daring mampu meningkatkan tingkat kepatuhan pembayaran PBB di Kota Solo. “Kami terus menyosialisasikan e-pajak PBB ini ke masyarakat Kota Solo,” tutur dia.

Wali Kota Solo, FX. Hadi Rudyatmo, mengungkapkan, tidak terlalu menargetkan keniakan penerimaan. Dia justru berharap e-Pajak bisa meningkatkan kepercayaan masyarakat ke negara. “Karena pemerintah lebih transparan,” kata Rudy.

Pembayaran e-pajak PBB secara daring, lanjutnya, secara real time dapat dilihat dalam sistem data di Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kota Solo. Sistem ini juga terintegrasi dengan aplikasi Solo Destination.

Pembayaran PBB secara daring memang sudah dilakukan di beberapa kota. Namun, Solo adalah kota pertama yang bisa melakukan pembayaran PBB melalui multikanal,” urai Direktur Utama BNI Achmad Baiquni, Jumat, 26 Mei 2017.

Setelah Solo, pajak elektronik PBB melalui bakal diterapkan di kota-kota lainnya. Baiquni memprioritaskan kota dengan potensi wajib pajak yang besar.

Pemerintah Kota Solo bersama PT Bank Negara Indonesia (BNI) meluncurkan pajak elektronik (e-pajak) khususnya untuk Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Peluncuran dilakukan di Rumah Dinas Loji Gandrung Kota Solo, Jawa Tengah, Jumat, 26 Mei 2017.

Masyarakat Kota Solo dimungkinkan membayar PBB secara daring melalui multikanal seperti teller, anjungan tunai mandiri (ATM), m-banking dan e-banking.

 
PT Kontak Perkasa 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s