New York Minta Obama Bayar Rp468 M untuk Pengamanan Trump

De Blasio mengimbuhkan, ia telah berbicara dengan calon menteri keuangan Steve Mnuchin tentang masalah ini. Istri Trump, Melania, dan anak bungsunya, Barron, berencana tetap tinggal di New York hingga tahun ajaran sekolah berakhir. Trump sendiri berencana rutin bepergian ke New York setelah pindah ke Gedung Putih.

“Situasi ini amat tidak biasa,” ujar De Blasio dalam konferensi pers yang digelar Senin 5 Desember waktu New York. Selama beberapa tahun terakhir, Trump telah tinggal dan berkantor di Trump Tower.

Wali Kota New York, Bill de Blasio mengajukan permohonan anggaran pengamanan Presiden Terpilih Amerika Serikat Donald Trump sebesar USD35 juta (sekira Rp468,6 miliar) kepada Pemerintahan Obama. Trump dan keluarganya menetap di properti mereka di kawasan Manhattan. AAP, seperti dilansir SBS Australia, Selasa (6/12/2016) melansir, sejak pemilu, Trump dan keluarganya menghabiskan sebagian besar waktu mereka di Trump Tower.

Pilihan capres dari Partai Republik ini membuat Kepolisian New York harus bekerja sama dengan pasukan pengamanan presiden AS (Secret Service) untuk memastikan keselamatan Trump dan keluarganya di kawasan tersibuk di Big Apple tersebut.

De Blasio menyebut, dalam beberapa tahun terakhir Kongres telah membayar kembali Kota New York untuk semua biaya yang dikeluarkan dalam pengamanan para pemimpin dunia, termasuk delegasi negara asing dan kegiatan-kegiatan besar seperti Konvensi Nasional Partai Demokrat pada 2004. “Kota yang tak pernah tidur” itu akan terus mencari cara mendapatkan pembayaran kembali dari Pemerintahan Trump setelah pengukuhannya sebagai presiden.

Gedung ini juga menjadi markas selama masa kampanye pemilu Amerika 2016. Tak jarang, hilir mudik tamu penting membuat jalan di sekitar Trump Tower macet akibat penerapan pengamanan tingkat tinggi. De Blasio mengirimkan surat resmi kepada Presiden AS Barack Obama dan para pemimpin Kongres, meminta pendanaan federal untuk tindakan pengamanan Trump dan keluarganya dari 8 November hingga 20 Januari. Pada tanggal tersebut, Trump akan disumpah sebagai presiden ke-45 AS di Washington. Selama 75 hari, biaya pengamanan Trump dan keluarganya oleh Kepolisian New York mencapai sekira USD467 ribu (Rp6,2 miliar).

Kontak Perkasa Futures

Advertisements